0 Komentar
Perbedaan AC 1 Phase dengan AC 3 Phase Harus Pilih Yang Mana

Listrik dari sumber PLN pada dasarnya adalah 3 phase namun ketika masuk ke perumahan hanya 1 phase karena tidak membutuhkan daya yang besar. Sehingga PLN membagi" kebutuhan listrik 3 phasenya ke 3 rumah berbeda. Misalkan sumber awal dari PLN adalah 3 phase kita sebut saja phase A-B-C lalu misalkan rumah anda dapat phase A, mungkin tetangga anda akan mendapatkan phase B, dan tetangga satu lagi phase C. Sementara 3 phase banyak digunakan di pabrik dan perkantoran yang membutuhkan listrik dengan daya besar. Maka itu muncullah konsep 1 phase dan 3 phase dalam kelistrikan.

Jika installasi listrik anda 1 phase maka perlu membeli AC yang 1 phase, Karena jika anda membeli AC yang bertuliskan 3 phase maka anda tidak dapat menggunakannya. Dalam memilih AC Cassette atau AC Floor Standing anda mulai dihadapkan dengan opsi AC 1 phase dan 3 phase. Biasanya harga unit yang 3 phase sedikit lebih mahal dibanding yang 1 phase.

Ini dikarenakan model AC yang 3 phase memiliki keunggulan tersendiri dari AC yang 1 phase yaitu 

  • Unit AC 3 Phase lebih hemat secara watt, dan menghaslikan power output yang lebih hemat sampai dengan 40%, sehingga penggunaan daya listriknya bisa lebih rendah jika menggunakan AC 3 Phase
  • Risiko kerusakan komponennya lebih kecil pada AC 3 Phase dibanding 1 Phase dikarenakan motor 3 phase memiliki komponen yang lebih sedikit dan suku cadang yang lebih optimal dalam menjalankan AC kapasitas besar.
  • Karena daya arus listrik yang lebih stabil pada AC 3 Phase, maka umur penggunaan AC menjadi lebih tahan lama dibanding AC 1 phase.

 

Sedikit informasi teknis tambahan bahwa untuk listrik 1 phase = 220-240 volt, 3 phase = 380 volt. Sehingga sangat disarankan bagi pengguna kelistrikan 3 phase juga menggunakan AC 3 phase karena beberapa keunggulan diatas.

 

Diskusi & Pertanyaan (0)