2 Komentar
Apakah Boleh Tidur Menghidupkan Kipas Angin

Beberapa orang umumnya pernah atau terbiasa menghidupkan kipas angin selama tidur. Aktivitas yang seperti ini menjadi bahasan sangat menarik pada saat semakin banyak orang mempertanyakan mengenai bahayanya. Mengingat apapun yang dilakukan oleh seseorang tentu ada manfaat maupun efek samping tersendiri.

Manfaat Kipas Angin Menyala Selama Tidur

Menghidupkan kipas angin selama tidur sebenarnya bermanfaat mengatasi gerah, terutama pada saat musim kemarau atau panas. Baik siang hari maupun malam hari.Efek menyalakan kipas angin selama tidur sedikit banyak mampu mengurangi risiko Anda untuk terkena gigitan nyamuk. Terlebih lagi nyamuk penyebab Penyakit Demam Berdarah.Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan Adolescent Medicine melalui Archives of  Pediatrics & Adolescent Medicine disebutkan bahwa menempatkan kipas angin di dalam kamar tidur bayi secara signifikan dapat membantu mengurangi adanya tekanan sindrom kematian bayi secara mendadak atau yang biasa disebut dengan SIDS (Sudden Infant Death Syndrome).

Tidur ditemani kipas angin menyala dan pintu atau jendela yang terbuka akan membantu suatu proses pada perbaikan sirkulasi udara yang ada di kamar Anda sekaligus menghindari kejenuhan karbondioksida yang berada dalam ruangan.

Akan tetapi tidur ditemani kipas angin yang menyala juga sangat wajib diperhatikan secara seksama pada tingkat kebersihan kipas angin itu sendiri. Mengingat kotoran dan debu yang menempel di kipas angin dapat tanpa sengaja terhirup. Kotoran yang sudah terhirup tersebut bahkan menjadi penyebab batu dan saat sistem pernapasan Anda kurang baik juga menyebabkan penyakit paru-paru.

Guna menghindari terjadinya sesak napas karena pengaruh kipas angin, maka Anda dapat menggunakan kipas angin yang dapat diputar maupun berputar secara otomatis ke segala penjuru arah. Dengan begitu angin tidak langsung mengarah ke tubuh Anda.Bahaya Tidur Dengan Kondisi Kipas Angin Menyala : 

1. Kekurangan oksigen

Pada saat kipas angin Anda arahkan secara langsung ke tubuh atau wajah, bahaya utama yang mengincar adalah kekurangan oksigen hingga sesak napas. Terutama ketika ventilasi di kamar Anda sangat minim maupun berada di ruangan tertutup.

2. Penurunan suhu tubuh

Dapat dikatakan bahwa intensitas pemakaian kipas angin yang relatif lama akan menyebabkan suhu dari tubuh Anda menjadi turun. Pada akhirnya hal ini akan mengancam kondisi kesehatan Anda. Sebenarnya bahaya semacam ini bisa terjadi akibat pori-pori yang mengerut terserang dinginnya angin, terlebih lagi saat itu keringat tidak bisa keluar. Kemudian muncullah penyakit seperti kekurangan air, Hipotermia dan juga masuk angin.

3. Kaku otot

Apakah Anda pernah mengalami atau merasakan saat bangun tidur seluruh tubuh Anda tiba-tiba terasa kurang segar? Bahkan beberapa kali mungkin Anda merasakan lemas dan kaku di bagian otot tertentu. Hal ini biasa terjadi dikarenakan efek dari kipas angin yang Anda gunakan terlampau lama.

4. Penyakit Bell Palsy

Salah satu penyebab munculnya penyakit ini adalah satu sisi wajah Anda secara terus menerus terkena kipas angin hingga mengalami pembengkakan sebab saraf otot wajah yang terganggu.

5. Kematian mendadak

Menyalakan kipas angin selama Anda tidur dalam ruangan dengan ventilasi sangat buruk dapat menjadi penyebab utama kematian mendadak. Mengapa demikian? Tubuh yang terus menerus mengeluarkan CO2 atau karbon dioksida serta menghirup oksigen saat bernapas, kondisi ventilasi udara yang buruk dalam ruangan tersebut akan menyebabkan pasokan oksigen sangat minim. Sehingga Anda terus menghirup karbon dioksida yang sangat beracun bagi tubuh Anda.