0 Komentar
Apa Itu Fitur Plasma, Sensor & IoT Wifi Apps Pada AC

AC itu banyak yang punya fitur - fitur keren, yang gak cuman sebatas hanya mendinginkan saja. Kalau AC tipe paling standar memang biasa fiturnya sangat minim, namun AC dengan harga yang lebih mahal punya beberapa fitur yang terbagi sebagai Fitur Plasma, Fitur Sensor & Fitur IoT. Apa itu? Kita pelajari satu per satu ya.

Fitur Plasma Anti Debu, Bakteri, Virus

Melihat maraknya pandemi COVID-19 yang terjadi di tahun 2020, perlu diperhatikan juga kualitas udara yang bisa dimurnikan dengan penggunaan air purifier, namun ternyata beberapa brand AC juga sudah mengadopsi teknologi pemurnian udara dengan teknologi plasma.

Diibaratkan AC ini sebagian mengadopsi teknologi yang dimiliki Air Purifier. Idenya adalah seperti smartphone, yang membenamkan fitur camera ke dalam perangkat handphonenya. Buat penggemar kamera mungkin tahu, bahwa memang secara efektivitas tidak sebagus kamera DSLR yang spesialis, namun untuk kebutuhannya sudah bisa memenuhi, bahkan smartphone zaman sekarang sudah mendekati kecanggihan kamera DSLR.

AC berbagai merk sudah membenamkan fitur plasma ini, AC Sharp memiliki teknologi Plasmacluster yang bisa menonaktifkan bakteri, virus dan jamur dengan metode pengkristalan. Disini kita tidak begitu banyak bicara soal teknis cara kerjanya, namun beberapa benefit yang dihasilkan menjadikan udara lebih bersih, bebas kotoran, bau jadi hilang, semua ini bisa didapat tanpa perlu membeli air purifier secara terpisah. AC Sharp SSY Series, UHL Series, XP-UHY Series sudah dibenamkan fitur Plasmacluster.

AC Panasonic, memiliki fitur NANOE-G, Teknologi pemurnian udara untuk membebaskan udara dari mikroorganisme dan partikel debu hingga sekecil PM 2.5. Bisa menghilangkan bakteri, virus dan jamur. Efektifitasnya sampai 99.99% PM 2.5 bisa disaring. Nanoe-G memproduksi 3 triliun ion negatif untuk membawa partikel kotor kembali dihisap ke dalam filter AC. AC Panasonic PN-UKJ Series, XU Series sudah menggunakan fitur NANOE-G.

AC Daikin, memiliki fitur Titanium Apatite Photocatalytic Filter, Teknologi penyaringan partikel mikroskopis, menghilangkan bau dan memusnahkan bakteri dan virus. Daikin adalah manufaktur pertama di dunia yang mengkomersilkan filter tipe ini. Filter ini memiliki daya kekuatan 2.5 kali lebih kuat dibandingkan photo-catalytic filter biasa. AC Daikin FTKC Series, FTKM Series, Urusara Series udah mendapatkan filter ini.

Fitur Sensor

Tujuan utama fitur sensor adalah membuat kerja AC menjadi lebih efektif dan efisien secara daya maupun secara fungsional pendinginan yang lebih baik karena bisa melakukan pendeteksian yang diperlukan.

AC Panasonic memiliki teknologi ECONAVI, teknologi canggih ini memiliki dua sensor yaitu sensor cahaya matahari dan sensor aktivitas manusia. Kedua sensor ini akan mengkalkulasi kondisi waktu siang malam, keberadaan manusia di dalam ruangan, gerakan yang terjadi sehingga memberikan daya pendinginan yang lebih pas supaya lebih efektif dan efisien. Jadi ketika lebih banyak orang, AC secara pintar akan menyesuaikan meningkatkan dayanya, supaya orang yang didalam tidak berasa kepanasan, lalu ketika di malam hari, daya AC bisa diturunkan sedikit, sehingga tidak menjadi kedinginan sekaligus menghemat listrik. Fitur ini tersedia pada tipe PN-UKJ Series & XU Series.

AC Daikin memiliki teknologi Intelligent Eye, teknologi sensor infra merah pada AC yang melihat ketika kondisi ruangan lebih kosong maka daya AC juga bisa diturunkan. Teknologi ini membagi zona ruangan menjadi 3 zona, zona kiri, tengah dan kanan. Sensor melakukan deteksi gerakan dan keberadaan manusia sedang lebih hectic di zona mana, dan memfokuskan pendinginannya pada zona tersebut. Fitur ini tersedia pada FTKC series, FTKM Series, Urusara Series, European Series.

Fitur IoT

IoT atau Internet Of Things, mengkoneksikan perangkat AC supaya bisa terkoneksi dengan internet melalui wi-fi, membuat AC bisa dikontrol melalui HP dengan menginstall Apps. Kemudahan ini membuat tidak lagi perlu ada remote AC, karena semua bisa dioperasikan secara mobile melalui smartphone kamu.

AC Sharp XP-WHY Series, XP-VXY Series sudah mengadopsi fitur IoT terbenam didalam AC nya, AC Panasonic XU Series dan VU Series bisa membeli adaptor tambahan untuk koneksi IoT, AC Gree U Crown Series bisa membeli wifi adaptor tambahan untuk koneksi IoT, Seluruh Lineup Daikin Inverter bisa membeli adaptor tambahan untuk koneksi IoT.

AC LG juga memiliki teknologi SmartThinkQ dengan aplikasinya di handphone yang tidak hanya mengatur sebagai pengganti remote menggunakan teknologi Wi-Fi, namun juga bisa mendeteksi kerusakan pada AC. Teknologi ini sudah built-in, jadi tidak membutuhkan adaptor tambahan lagi untuk series Smart Inverter SV5 & Deluxe Inverter P-RV3. Teknologi ini tidak ada pada Standard Inverter.

Fitur Self Cleaning

Tahukah kamu, sekarang ini ada beberapa jenis AC yang bisa mencuci filter indoornya sendiri, sehingga terbebas dari debu dan kuman. Ya ada beberapa tipe tertentu keluaran brand AUX dengan tipe FAR3, brand Sharp dengan tipe Sayonara Panas.

Cara kerjanya adalah, saat AC dalam mode mati, klik pada tombol remote self cleaning, nama fiturnya bisa berbeda - beda tergantung brand dan tipe AC. Namun fungsi cara kerjanya mirip. Secara otomatis AC akan melakukan proses pembersihan dan kotoran akan keluar melalui pipa pembuangan.

Dengan fitur ini, setidaknya AC tidak perlu dicuci terlalu sering, hanya saja melakukan pencucian AC masih tetap penting karena ada bagian yang tidak terjangkau oleh fitur ini, sehingga tetap perlu dibersihkan secara menyeluruh.

Bonus : Dry Mode

Nah sedikit disini penjelasan bonus mengenai dry mode, banyak yang belom tahu kegunaan fitur dry mode yang ada di remote AC. Indonesia itu kan negara dengan musim hujan yang panjang, habis hujan biasanya ruangan jadi lembab. Nah kalau lagi hujan terus AC jadi rasanya kedinginan banget, bisa nyalain dry mode, nanti AC fungsinya bukan hanya mendinginkan saja, tapi juga menurunkan kelembapan ruangan yang anda.

Karena gini prinsipnya, udara yang terlalu lembap, itu membuat udara mudah terkontaminasi oleh jamur, karena jamur seneng banget sama udara yang lembab. Efeknya jamur ini bisa ganggu saluran pernapasan kita. Kita jadi gampang bersin, batuk, hidung mamper dan sakit tenggorokan. Rumah juga jadi gampang bau apek, karena dinding"nya jadi lembab.  

Sumber mengatakan orang yang tinggal lama di rumah yang lembab lebih mudah terserang alergi dan asma, maka itu sampai ada alat khusus untuk mengurangi kelembaban yang disebut dehumidifier. Nah di AC ini dry mode membantu mengurangi kelembaban, setidaknya cukup membantu lah ya, namun kalau masih kurang ada baiknya membeli alat yang khusus dehumidifier agar menjaga kelembaban ruangan tetap di batas normal.

Follow IG @selka.id
Diskusi & Pertanyaan (0)
Informasi yang kamu berikan kami jamin keamanan & kerahasiaannya. Kami akan menggunakan saluran email hanya untuk keperluan komunikasi.
Pusat Panduan AC Terlengkap #1