0 Komentar
10 kesalahan umum dalam pengunaan Vacuum Cleanar

Salah satu kriteria dari rumah yang sehat adalah bersih dari kotoran dan debu. Membersihkannya dengan sapu atau kemocing dianggap kurang maksimal untuk menghilangkan debu dan kotoran. Karena itu, vacuum cleaner masih menjadi andalan bagi para iburumah tangga untuk mengatasi hal tersebut.
Sayangnya, tidak semua orang memahami cara bekerja dengan vacuum cleaner. Banyak kesalahan-kesalahan yang masih sering dilakukan saat membersihkan debu dan kotoran dengan menggunakan alat ini.
Berikut ini adalah 10 kesalahan yang umum dilakukan dalam penggunaan vacuum cleaner.

 

1. Menyedot air
Vacuum cleaner bukanlah alat penyedot untuk air. Jika anda adalah orang yang sering melakukan hal ini, maka sebaiknya anda tidak melakukannya lagi. Menyedot air menggunakan vacuum cleaner bisa memberikan kemungkinan terjadinya korsleting pada alat. Selain itu, air yang tersedot bisa membuat debu dan kotoran menempel pada kantong debu sehingga sulit untuk dibersihkan.


2. Menyedot benda keras
Benda-benda keras seperti uang logam, kancing, kerikil dan sejenisnya sebaiknya tidak ikut disedot. Meski kecil, namun benda-benda keras semacam itu bisa merusak bagian dalam vacuum cleaner karena tersedot dengan kecepatan yang cukup kuat.


3. Menyedot terlalu cepat
Gunakan vacuum cleaner dengan perlahan-lahan dan semaksimal mungkin. Penggunaan yang terlalu cepat menyebabkan debu dan kotoran tidak terhisap secara sempurna.
Anda hanya akan membuang-buang waktu dan tenaga serta listrik sementara hasilnya masih tetap kotor.  


4. Tidak menyedot dari segala arah
Debu pada karpet adalah salah satu yang cukup sulit dibersihkan. Tidak semuanya bisa langsung bersih terhisap oleh vacuum cleaner anda.Jika anda menggunakan vacuum cleaner untuk menyedot debu atau kotoran pada karpet, sebaiknya dilakukan dari berbagai arah. Hal ini untuk mengantisipasi adanya debu atau kotoran yang tidak ikut terhisap pada gerakan yang pertama.


5. Tidak membuang kantong debu
Kesalahan yang paling umum adalah membiarkan kantong debu hingga terisi penuh.Jika anda menggunakan penyedot dengan kantong debu yang penuh, maka kinerja alat tidak bisa maksimal. Dalam keadaan ini, kekuatan menyedot vacuum cleaner akan berkurang drastis.Sebaiknya segera kosongkan kantong debu setelah terisi kira-kira setengah dari kapasitasnya. Hal ini akan membuat penyedot anda bekerja dengan lebih efektif karena memiliki ruangan yang cukup.


6. Tidak menggunakan alat penunjang
Biasanya sebuah vacuum cleaner dilengkapi dengan alat penunjang atau creative tools. Fungsinya adalah untuk menjangkau area-area sempit atau sudut-sudut ruangan yang tidak terjangkau oleh ujung vacuum cleaner.Jika kita tidak menggunakan alat penunjang ini, maka pada area tertentu yang tidak dapat dijangkau oleh penyedot tersebut akan tetap kotor.


7. Tidak memindahkan perabotan
Adakalanya bagian-bagian yang kotor terdapat pada area yang tidak terjangkau oleh ujung penyedot.Selain menggunakan creative tools, kita juga bisa membersihkannya dengan cara memindahkan perabot tersebut untuk sementara waktu selama kita membersihkan bagian yang tertutup oleh perabot tersebut.


8. Tidak menyesuaikan ketinggian
Menyedot terlalu tinggi atau terlalu rendah membuat hasilnya kurang maksimal. Sesuaikan ketinggian ujung vacuum cleaner dengan benda yang akan dibersihkan.Beberapa vacuum cleaner dengan type tertentu bisa melakukannya secara otomatis sehingga anda tidak perlu menyesuaikannya secara manual.


9. Menunggu saat sudah sangat kotor
Kebiasaan yang paling umum dilakukan ini sudah saatnya anda tinggalkan. Membersihkan sesuatu saat benar-benar kotor justru lebih menguras energi. Begitu pula dengan penyedot anda. Vacuum cleaner akan bekerja lebih keras untuk membersihkan benda yang sangat kotor. Hal ini tentu saja berpengaruh pada masa pakai alat tersebut.


10. Tidak membersihkan vacuum cleaner
Meski dinamakan “pembersih”, sebuah vacuum cleaner juga sebuah barang elektronik yang butuh dijaga kebersihannya.Helai rambut atau benang yang menyangkut pada ujung penyedot harus dibersihkan. Selain akan membuat penyedot tidak bekerja dengan maksimal, membiarkan ujung penyedot tetap kotor justru akan membuat debu atau kotoran lain tidak terhisap sehingga membuat lantai atau karpet tetap kotor.


Itulah 10 kesalahan yang sering dilakukan saat membersihkan kotoran dengan vacuum cleaner.
Semoga bermanfaat.